Persepsi

Dalam kehidupan sehari-hari, anda ingin mengerti dan dimengerti orang lain. Kalau kebetulan anda bersama-sama orang lain melihat seseorang bertingkah laku tertentu dan anda ingin mengerti hal tingkah laku itu, maka orang yang menerangkah tingkah laku orang tadi dengan MENGHUBUNGKAN keadaan orang yang bertingkah laku SEKARANG (yang terlihat itu) dengan MASA LALU dari orang yang tingkah lakunya sedang diamati itu. Umpamanya, ada seorang pejabat yang sombong. Ada orang yang menerangkan kesombongan orang ini dengan keadaan orang ini pada masa yang lalu. Kesombongannya bisa diterangkan dengan melihat sebab atau kejadian di masa LALU_nya. Ada orang lain yang melihat tingkah laku seseorang seperti pejabat tadi dengan MENGHUBUNGKAN keadaan orang itu dengan ZAMAN SEKARANG ini. Boleh jadi, kesombongan seorang pejabat tadi tidak ada hubungannya dengan kehidupan dia waktu dulu, tetapi dari sudut penglihatan SEKARANG ini kalau menjadi pejabat yang memperoleh pandangan tertentu dari orang lain perlu tampak sebagai sombong, meskipun barang kali sebenarnya dia tidak sombong. Dalam hal ini, maksudnya, ada orang BERTINGKAH LAKU TERTENTU sebab tingkah laku itu dianggap sesuai dengan ZAMAN SEKARANG. Alasan dari orang-orang yang menerangkan tingkah laku seseorang berdasar WAKTU SEKARANG itu. Antara lain beranggapan bahwa orang yang tak dapat menyesuaikan diri dengan ZAMANNYA, akam kurang memperoleh penghargaan orang lain seperti yang diharapkan. Mungkin takut disebut orang ketinggalan zaman atau tidak bisa menyesuaikan diri dengan zaman. Mereka berfikir, dulu zamannya lain, nantipun boleh jadi lain lagi. Jadi sekarang perlu melakukan sesuatu yang sesuai dengan zaman sekarang.

Ada lagi .........